LAPORAN OJL BAB IV, SUPERVISI GURU JUNIOR

Contoh Laporan Supervisi Guru Junior, OJL Calon Kepala Sekolah

RKS, CD RKS


BAB IV
SUPERVISI GURU JUNIOR
Kegiatan supervisi guru junior dilakukan terhadap dua orang guru, yaitu Ibu Sri Rahwati, S.Pd mengajar IPA  di kelas IX-7 dan Ibu Nisaul Husna, S.Pd. mengajar Bahasa Inggris  di kelas VIII-6, kegiatan yang dilakukan adalah :
A.   Pra-Observasi
1.    Membuat Program Supervisi.
2.    Membuat Jadwal Supervisi
3.    Menyiapkan instrumen supervisi : 
a.    instrumen perencaan kegiatan pembelajaran.
b.    instrumen observasi kelas.
c.    daftar pertanyaan setelah observasi, dan
d.    format tindak lanjut hasil supervisi.
4.    Pertemuan dengan guru yunior yang akan diobservasi.
            Di awal pertemuan perlu diinformasikan kepada guru junior bahwa observasi guru yunior adalah salah satu tugas peserta diklat calon kepala sekolah pada kegiatan on the job learning dan tidak ada hubungannya dengan penilaian kinerja guru di sekolah. Observasi ini diharapkan dapat membantu guru junior memperbaiki dan meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajarannya. Informasi ini perlu disampaikan untuk menghindari kekakuan dan ketegangan guru yunior pada pelaksanaan observasi.
Pertemuan pertama,
a.    Menanyakan kesediaan guru junior untuk diobservasi proses pembelajarannya.
b.    Membuat kesepakatan waktu pelaksanaan observasi (mengikuti jadual materi guru yunior)
c.    Menyampaikan kepada guru junior bahan-bahan yang perlu dipersiapkan yaitu silabus, RPP, bahan ajar, alat peraga atau media dan alat penilaian.
d.    Membuat kesepakatan waktu penyerahan kepada supervisor (calon kepala sekolah) silabus, RPP, bahan ajar, alat peraga atau media dan alat penilaian.
e.    Membuat kesepakatan jadwal pertemuan berikutnya.

Pertemuan kedua,
            Sebelum pertemuan kedua supervisor telah memeriksa silabus, RPP, bahan ajar, alat peraga atau media dan penilaian. Pada pertemuan kedua dibahas tentang :
a.    Hal-hal yang perlu dilakukan perbaikan. jika terdapat kekurangan dari bahan-bahan tersebut, supervisor dapat memberikan masukan yang sifatnya melengkapi
b.    Setelah melakukan perbaikan-perbaikan, supervisor meminta kopian RPP satu rangkap kemudian memberikan penilaian dengan mengisi instrumen perencaan kegiatan pembelajaran, yang selanjutnya akan digunakan sebagai pegangan pada saat observasi.

B.   Observasi-1
1.    Ibu Nisaul Husna, S.Pd.
      Observasi dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 1 Agustus 2012 pada jam pelajaran 3 – 4 di kelas VIII-4 SMP 1 Wonokerto. Supervisor melakukan pengamatan langsung pelaksanaan pembelajaran mulai dari kegiatan awal sampai pada kegiatan penutup. Supervisor akan mengamati aktivitas guru dan siswa dalam proses belajar mengajar. Supervisor mencatat aktivitas guru dan siswa pada lembaran catatan kejadian,  dan mengisi instrumen observasi kelas yang telah dipersiapkan. Catatan kejadian dijadikan sebagai bahan diskusi sekaligus bahan evaluasi pada saat kegiatan refleksi pembelajaran. Sebagai bahan bukti pelaksanan kegiatan, supervisor mendokumentasikannya dalam bentuk foto.
a.    Kegiatan awal KBM,
-   Guru mengucapkan salam dengan menggunakan Bahasa Inggris, semua siswa kelas VIII-4 menjawab dengan penuh semangat.
-   Guru menanyakan kesiapan siswa untuk belajar.
-   Guru kemudian memberikan motivasi kepada siswa untuk lebih giat belajar agar menjadi siswa yang pandai Bahasa Inggris.
-   Guru melakukan apersepsi dan menyampaikan tujuan pembelajaran hari itu.
b.    Kegiatan inti
-   Guru menjelaskan materi pelajaran tentang Transactional interpersonalkemudian memberikan kesempatan kepada siswa menanyakan hal-hal yang dianggap masih memerlukan penjelasan, tetapi tidak ada satupun siswa yang bertanya. Akhirnya guru mengulang penjelasannya terkait dengan materi tersebut. Pada saat guru selesai mengulang menjelas materi, bel istirahat berbunyi dan guru pun mempersilahkan para siswa untuk istirahat.
-   Bel masuk jam ke-4 supervisor bersama guru kembali masuk di Ruang Kelas VIII-4.
-   Guru kemudian mempersilahkan siswa untuk mengerjakan soal-soal latihan di buku paket. Setelah waktunya dianggap cukup, guru mempersilahkan seorang siswa yang sudah selesai mengerjakan untuk menuliskan jawabannya di papan tulis.  Dua orang siswa berturut-turut menuliskan jawabannya di papan tulis dengan soal yang berbeda dan satu siswa memberikan jawaban yang betul. Guru meminta tepuk tangan dari teman-teman yang lain sebagai penghargaan bagi temannya yang mampu menjawab soal latihan di buku paket dengan benar.
-   Sebelum memberikan soal untuk penilaian, guru kembali mempersilahkan siswa untuk menanyakan materi yang belum dimengerti. Guru memberikan soal sebanyak dua nomor yang diminta dijawab dalam waktu 5 menit. Setelah waktu habis, siswa mengumpulkan jawabannya masing-masing kemudian dua orang siswa diminta menuliskan jawabannya di papan tulis. Guru memberikan tepuk tangan yang diikuti oleh siswa sebagai pertanda jawaban dua orang siswa adalah benar.

c.    Kegiatan penutup
-   Guru meminta siswa memberikan kesimpulan pelajaran hari itu. Beberapa siswa bersamaan berteriak memberikan simpulan pelajaran.
-   Guru kemudian mengulangi dan melengkapi simpulan siswa. Berikutnya guru mempersilahkan siswa membuka buku paketnya untuk mencatat soal PR yang ada pada bagian latihan.
-   Pesan terakhir dari guru, tolong PR-nya dikerjakan baik-baik, jika ada yang tidak dimengerti bertanya ke temannya atau boleh cari-cari di internet. Hari ini pelajaran kita cukup sekian. 
2.    Ibu Sri Rahwati, S.Pd
Observasi dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 2 Agustus 2012 pada jam pelajaran 6 – 7 di kelas IX-7 SMP 1 Wonokerto. Supervisor melakukan pengamatan langsung pelaksanaan pembelajaran mulai dari kegiatan awal sampai pada kegiatan penutup. Supervisor akan mengamati aktivitas guru dan siswa dalam proses belajar mengajar. Supervisor mencatat aktivitas guru dan siswa pada lembaran catatan kejadian,  dan mengisi instrumen observasi kelas yang telah dipersiapkan. Catatan kejadian dijadikan sebagai bahan diskusi sekaligus bahan evaluasi pada saat kegiatan refleksi pembelajaran. Sebagai bahan bukti pelaksanan kegiatan, supervisor mendokumentasikannya dalam bentuk foto.
a.    Kegiatan awal KBM,
-   Guru mengucapkan salam, semua siswa kelas IX-4 menjawab dengan penuh semangat.
-   Guru menanyakan kesiapan siswa untuk belajar.
-   Guru kemudian memberikan motivasi kepada siswa untuk lebih giat belajar.
-   Guru melakukan apersepsi dan menyampaikan tujuan pembelajaran hari itu.
b.    Kegiatan inti
-   Guru menjelaskan materi pelajaran tentang Sistem Ekresi pada Manusia, kemudian memberikan kesempatan kepada siswa menanyakan hal-hal yang dianggap masih memerlukan penjelasan.
-   Guru kemudian mempersilahkan siswa untuk mengerjakan soal-soal latihan di buku paket. Setelah waktunya dianggap cukup, guru mempersilahkan siswa yang sudah selesai mengerjakan untuk menuliskan jawabannya di papan tulis.  Ada dua orang siswa berturut-turut menuliskan jawabannya di papan tulis dengan soal yang berbeda dan dua siswa memberikan jawaban yang betul. Guru meminta tepuk tangan dari teman-teman yang lain sebagai penghargaan bagi temannya yang mampu menjawab soal latihan di buku paket dengan benar.
-   Sebelum memberikan soal untuk penilaian, guru kembali mempersilahkan siswa untuk menanyakan materi yang belum dimengerti. Guru memberikan soal sebanyak 5 nomor yang diminta dijawab dalam waktu 15 menit. Setelah waktu habis, siswa mengumpulkan jawabannya masing-masing kemudian dua orang siswa diminta menuliskan jawabannya di papan tulis. Guru memberikan tepuk tangan yang diikuti oleh siswa sebagai pertanda jawaban dua orang siswa adalah benar.

c.    Kegiatan penutup
-   Guru meminta siswa memberikan kesimpulan pelajaran hari itu. Beberapa siswa bersamaan berteriak memberikan simpulan pelajaran.
-   Guru kemudian mengulangi dan melengkapi simpulan siswa. Berikutnya guru mempersilahkan siswa membuka buku paketnya untuk mencatat soal PR yang ada pada bagian latihan.
-   Pesan terakhir dari guru, tolong PR-nya dikerjakan baik-baik, jika ada yang tidak dimengerti bertanya ke temannya atau mencari di internet.
-   Guru menutup pelajaran hari ini. 

C.   Pasca-Observasi-1
      Sebelum pelaksanaan refleksi pembelajaran, supervisor menghitung nilai kemampuan guru junior melaksanakan pembelajaran berdasarkan hasil isian instrumen observasi kelas.
1.    Ibu Nisaul Husna, S.Pd
            Refleksi pembelajaran dilaksanakan pada tanggal 1 Agustus 2012 setelah kegiatan KBM, guru diundang oleh supervisor untuk berdiskusi tentang hasil observasi yang telah dilakukan di kelas.
a.    Hasil perhitungan isian instrumen.

TABEL 

INTERVAL KATEGORI KEMAMPUAN GURU

MELAKSNAKAN PEMBELAJARAN

INTERVAL
KATEGORI
KG  <  55 %
Kurang
55%   ≤  KG  <  75%
Cukup
75%  ≤  KG  < 85%
Baik
85%  ≤  KG ≤  100%
 Sangat Baik

      Dari perhitungan isian instrument diperoleh nilai 69 %, berdasarkan table kemampuan guru melaksanakan pembelajaran termasuk ke dalam kategori kemampuan CUKUP.
b.    Refleksi Pembelajaran
         Sebelum membahas hasil pelaksanaan pembelajaran, terlebih dahulu supervisor meminta kesediaan guru yunior untuk menjawab beberapa pertanyaan yang telah dipersiapkan. Agar lebih rileks dalam menjawab, guru junior dipersilahkan untuk langsung menuliskannya pada tempat yang telah disediakan.
         Setelah selesai menjawab pertanyaan kemudian dilanjutkan tahap refleksi, supervisor memuji pembelajaran yang telah dilaksanakan guru yunior. Kemampuan guru melaksanakan pembelajaran masuk kategori CUKUP. Melengkapi pujian sambil mengomentari sisi-sisi yang dianggap sudah bagus, misalnya guru menyampaikan tujuan pembelajaran, tampak semangat membantu kesulitan pemahaman siswa dan ada keceriaan siswa dalam mengikuti pelajaran. Berikutnya, supervisor mulai menyinggung sisi-sisi yang dianggap masih kurang atau lemah dan perlu diperbaiki pada pelaksanaan pembelajaran berikutnya. Misalnyauntuk menarik minat siswa, bagaimana kalau guru menggunakan media pembelajaran.
         Supervisor pada kegiatan refleksi menyampaikan semua catatan-catatan kejadian pada pelaksanaan pembelajaran. Berikutnya guru yunior dipersilahkan berkomentar mengenai pelaksanaan pembelajarannya. Apa kesulitan, kesan yang diperoleh serta pesan untuk perbaikan pelaksanaan pembelajaran berikutnya.
Pada akhir refleksi disimpulkan bagian-bagian pembelajaran yang perlu dipertahankan dan bagian-bagian yang perlu mendapat perhatian untuk diperbaiki. Selanjutnya disepakati waktu pelaksanaan observasi yang kedua. Guru yunior kembali mempersiapkan RPP, bahan ajar, alat peraga dan penilaian yang akan digunakan pada pertemuan kedua. Supervisor kemudian meminta RPP yang sudah final untuk digandakan sebagai bahan kontrol pada observasi pertemuan kedua.

2.    Ibu Sri Rahwati, S.Pd
            Refleksi pembelajaran dilaksanakan pada tanggal 2 Agustus 2012 setelah kegiatan KBM, guru diundang oleh supervisor untuk berdiskusi tentang hasil observasi yang telah dilakukan di kelas.
a.    Hasil perhitungan isian instrumen.

TABEL 

INTERVAL KATEGORI KEMAMPUAN GURU

MELAKSNAKAN PEMBELAJARAN

INTERVAL
KATEGORI
KG  <  55 %
Kurang
55%   ≤  KG  <  75%
Cukup
75%  ≤  KG  < 85%
Baik
85%  ≤  KG ≤  100%
 Sangat Baik

      Dari perhitungan isian instrument diperoleh nilai 68 %, berdasarkan table kemampuan guru melaksanakan pembelajaran termasuk ke dalam kategori kemampuan CUKUP.

b.    Refleksi Pembelajaran
         Sebelum membahas hasil pelaksanaan pembelajaran, terlebih dahulu supervisor meminta kesediaan guru yunior untuk menjawab beberapa pertanyaan yang telah dipersiapkan. Agar lebih rileks dalam menjawab, guru junior dipersilahkan untuk langsung menuliskannya pada tempat yang telah disediakan.
         Setelah selesai menjawab pertanyaan kemudian dilanjutkan tahap refleksi, supervisor memuji pembelajaran yang telah dilaksanakan guru yunior. Kemampuan guru melaksanakan pembelajaran masuk kategori CUKUP. Melengkapi pujian sambil mengomentari sisi-sisi yang dianggap sudah bagus, misalnya guru menyampaikan tujuan pembelajaran, tampak semangat membantu kesulitan pemahaman siswa dan ada keceriaan siswa dalam mengikuti pelajaran. Berikutnya, supervisor mulai menyinggung sisi-sisi yang dianggap masih kurang atau lemah dan perlu diperbaiki pada pelaksanaan pembelajaran berikutnya. Misalnyauntuk menarik minat siswa dan lebih berkesan, sebaiknya guru menggunakan media pembelajaran dan mencontohkan kejadian-kejadian nyata dilingkungan siswa.
         Supervisor pada kegiatan refleksi menyampaikan semua catatan-catatan kejadian pada pelaksanaan pembelajaran. Berikutnya guru yunior dipersilahkan berkomentar mengenai pelaksanaan pembelajarannya. Apa kesulitan, kesan yang diperoleh serta pesan untuk perbaikan pelaksanaan pembelajaran berikutnya.
         Pada akhir refleksi disimpulkan bagian-bagian pembelajaran yang perlu dipertahankan dan bagian-bagian yang perlu mendapat perhatian untuk diperbaiki. Selanjutnya disepakati waktu pelaksanaan observasi yang kedua. Guru yunior kembali mempersiapkan RPP, bahan ajar, alat peraga dan penilaian yang akan digunakan pada pertemuan kedua. Supervisor kemudian meminta RPP yang sudah final untuk digandakan sebagai bahan kontrol pada observasi pertemuan kedua.

D.   Observasi-2
1.    Ibu Nisaul Husna, S.Pd.
      Observasi dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 8 Agustus 2012 pada jam pelajaran 3 – 4 di kelas VIII-4 SMP 1 Wonokerto, tetapi pembelajarannya dipindahkan ke R. Media. Supervisor melakukan pengamatan langsung pelaksanaan pembelajaran mulai dari kegiatan awal sampai pada kegiatan penutup.Supervisor akan mengamati aktivitas guru dan siswa dalam proses belajar mengajar. Supervisor mencatat aktivitas guru dan siswa pada lembaran catatan kejadian,  dan mengisi instrumen observasi kelas yang telah dipersiapkan. Catatan kejadian dijadikan sebagai bahan diskusi sekaligus bahan evaluasi pada saat kegiatan refleksi pembelajaran. Sebagai bahan bukti pelaksanan kegiatan, supervisor mendokumentasikannya dalam bentuk foto.
a.    Kegiatan awal KBM,
-   Guru mengucapkan salam dengan menggunakan Bahasa Inggris, semua siswa kelas VIII-4 menjawab dengan penuh semangat.
-   Guru menanyakan PR yang diberikan kepada siswa pada pertemuan sebelumnya. Siswa mengumpulkan buku tugas.
-   Guru kemudian memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan materi pertemuan sebelumnya.
-   Guru melakukan apersepsi dan menyampaikan tujuan pembelajaran hari itu.
b.    Kegiatan inti
-   Guru melanjutkan materi pelajaran tentang Transactional interpersonalkemudian memberikan kesempatan kepada siswa menanyakan hal-hal yang dianggap masih memerlukan penjelasan.
-   Pada pertemuan kedua ini, guru sudah memanfaatkan media pembelajaran dengan powerpoint.
-   Bel istirahat berbunyi dan guru pun mempersilahkan para siswa untuk istirahat.
-   Bel masuk jam ke-4 supervisor bersama guru kembali masuk di Ruang Media.
-   Guru kemudian mempersilahkan siswa untuk mencatat kata-kata yang sulit dari teks bacaan di buku paket. Setelah waktunya dianggap cukup, guru mempersilahkan siswa yang sudah selesai mencatat kata-kata sulit untuk menyalinnya di papan tulis.  Dua orang siswa berturut-turut menuliskan kata-kata sulit yang ditemukan dari teks bacaan di papan tulis.
-   Guru menawarkan kepada siswa yang lain yang dapat menjelaskan kata-kata sulit yang ditulis temannya di papan tulis. Salah satu siswa mengacungkan tangan untuk menjelaskan,  Guru meminta tepuk tangan dari teman-teman yang lain sebagai penghargaan bagi temannya yang mampu menjelaskan dengan benar.
c.    Kegiatan penutup
-   Guru meminta siswa memberikan kesimpulan pelajaran hari itu. Beberapa siswa bersamaan berteriak memberikan simpulan pelajaran.
-   Guru kemudian mengulangi dan melengkapi simpulan siswa
-   Pesan terakhir dari guru, tolong materi ini dipelajari baik-baik, pertemuan yang akan datang akan dilakukan ulangan harian.

2.    Ibu Sri Rahwati, S.Pd
Observasi dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 9 Agustus 2012 pada jam pelajaran 6 – 7 di kelas IX-7 SMP 1 Wonokerto, guru memindahkan pembelajarannya di R. Media. Supervisor melakukan pengamatan langsung pelaksanaan pembelajaran mulai dari kegiatan awal sampai pada kegiatan penutup. Supervisor akan mengamati aktivitas guru dan siswa dalam proses belajar mengajar. Supervisor mencatat aktivitas guru dan siswa pada lembaran catatan kejadian,  dan mengisi instrumen observasi kelas yang telah dipersiapkan. Catatan kejadian dijadikan sebagai bahan diskusi sekaligus bahan evaluasi pada saat kegiatan refleksi pembelajaran. Sebagai bahan bukti pelaksanan kegiatan, supervisor mendokumentasikannya dalam bentuk foto.
a.    Kegiatan awal KBM,
-   Guru mengucapkan salam, semua siswa kelas IX-4 menjawab dengan penuh semangat.
-   Guru menanyakan PR yang diberikan pertemuan sebelumnya. Siswa mengumpulkan buku latihannya.
-   Guru melakukan apersepsi dan menyampaikan tujuan pembelajaran hari itu.
b.    Kegiatan inti
-   Guru melanjutkan menjelaskan materi pelajaran tentang Sistem Ekresi pada Manusia, kemudian memberikan kesempatan kepada siswa menanyakan hal-hal yang dianggap masih memerlukan penjelasan.
-   Siswa lebih kelihatannya bersemangat dan senang, ketika guru menampilkan gambar-gambar pendukung materi melalui LCD yang ada di R. Media.
-   Guru kemudian mempersilahkan siswa untuk mengerjakan soal-soal latihan di buku paket. Setelah waktunya dianggap cukup, guru mempersilahkan siswa yang sudah selesai mengerjakan untuk menuliskan jawabannya di papan tulis. 
-   Sebelum memberikan soal untuk penilaian, guru kembali mempersilahkan siswa untuk menanyakan materi yang belum dimengerti.
d.    Kegiatan penutup
-   Guru meminta siswa memberikan kesimpulan pelajaran hari itu. Beberapa siswa bersamaan berteriak memberikan simpulan pelajaran.
-   Guru kemudian mengulangi dan melengkapi simpulan siswa.
-   Pesan terakhir dari guru, tolong materi ini dipelajari sebbaik-baiknya, pertemuan yang akan datang Ulangan Haria.
-   Guru menutup pelajaran hari ini. 

E.   Pasca-Observasi-2
      Sebelum pelaksanaan refleksi pembelajaran, supervisor menghitung nilai kemampuan guru junior melaksanakan pembelajaran berdasarkan hasil isian instrumen observasi kelas.
1.    Ibu Nisaul Husna, S.Pd
            Refleksi pembelajaran dilaksanakan pada tanggal 8 Agustus 2012 setelah kegiatan KBM, guru diundang oleh supervisor untuk berdiskusi tentang hasil observasi yang telah dilakukan di kelas.
a.    Hasil perhitungan isian instrumen.

TABEL 

INTERVAL KATEGORI KEMAMPUAN GURU

MELAKSNAKAN PEMBELAJARAN

INTERVAL
KATEGORI
KG  <  55 %
Kurang
55%   ≤  KG  <  75%
Cukup
75%  ≤  KG  < 85%
Baik
85%  ≤  KG ≤  100%
 Sangat Baik

      Dari perhitungan isian instrument diperoleh nilai 81 %, berdasarkan table kemampuan guru melaksanakan pembelajaran termasuk ke dalam kategori kemampuan SANGAT BAIK.

c.    Refleksi Pembelajaran
         Sebelum membahas hasil pelaksanaan pembelajaran, terlebih dahulu supervisor meminta kesediaan guru yunior untuk menjawab beberapa pertanyaan yang telah dipersiapkan. Agar lebih rileks dalam menjawab, guru junior dipersilahkan untuk langsung menuliskannya pada tempat yang telah disediakan.
         Setelah selesai menjawab pertanyaan kemudian dilanjutkan tahap refleksi, supervisor memuji pembelajaran yang telah dilaksanakan guru yunior. Kemampuan guru melaksanakan pembelajaran masuk kategori SANGAT BAIK. Melengkapi pujian sambil mengomentari sisi-sisi yang dianggap sudah bagus, misalnya guru menyampaikan tujuan pembelajaran, tampak semangat membantu kesulitan pemahaman siswa dan ada keceriaan siswa dalam mengikuti pelajaran. Berikutnya, supervisor mulai menyinggung sisi-sisi yang dianggap masih kurang atau lemah dan perlu diperbaiki pada pelaksanaan pembelajaran berikutnya.
         Supervisor pada kegiatan refleksi menyampaikan semua catatan-catatan kejadian pada pelaksanaan pembelajaran. Berikutnya guru junior dipersilahkan berkomentar mengenai pelaksanaan pembelajarannya. Apa kesulitan, kesan yang diperoleh serta pesan untuk perbaikan pelaksanaan pembelajaran berikutnya.
         Pada akhir refleksi disimpulkan bagian-bagian pembelajaran yang perlu dipertahankan dan bagian-bagian yang perlu mendapat perhatian untuk diperbaiki. Supervisor berpesan agar pelaksanaan pembelajaran berikutnya lebih ditingkatkan lagi walaupun sudah tidak diobservasi oleh supervisor  (peserta diklat cakep), pengawas atau kepala sekolah.

2.    Ibu Sri Rahwati, S.Pd
            Refleksi pembelajaran dilaksanakan pada tanggal 9 Agustus 2012 setelah kegiatan KBM, guru diundang oleh supervisor untuk berdiskusi tentang hasil observasi yang telah dilakukan di kelas.
a.    Hasil perhitungan isian instrumen.

TABEL 

INTERVAL KATEGORI KEMAMPUAN GURU

MELAKSNAKAN PEMBELAJARAN

INTERVAL
KATEGORI
KG  <  55 %
Kurang
55%   ≤  KG  <  75%
Cukup
75%  ≤  KG  < 85%
Baik
85%  ≤  KG ≤  100%
 Sangat Baik

      Dari perhitungan isian instrument diperoleh nilai 92 %, berdasarkan tabel kemampuan guru melaksanakan pembelajaran termasuk ke dalam kategori kemampuan SANGAT BAIK.
b.    Refleksi Pembelajaran
         Sebelum membahas hasil pelaksanaan pembelajaran, terlebih dahulu supervisor meminta kesediaan guru yunior untuk menjawab beberapa pertanyaan yang telah dipersiapkan. Agar lebih rileks dalam menjawab, guru junior dipersilahkan untuk langsung menuliskannya pada tempat yang telah disediakan.
         Setelah selesai menjawab pertanyaan kemudian dilanjutkan tahap refleksi, supervisor memuji pembelajaran yang telah dilaksanakan guru yunior. Kemampuan guru melaksanakan pembelajaran masuk kategori SANGAT BAIK. Melengkapi pujian sambil mengomentari sisi-sisi yang dianggap sudah bagus, misalnya guru menyampaikan tujuan pembelajaran, tampak semangat membantu kesulitan pemahaman siswa dan ada keaktifan siswa dalam mengikuti pelajaran. Berikutnya, supervisor mulai menyinggung sisi-sisi yang dianggap masih kurang atau lemah dan perlu diperbaiki pada pelaksanaan pembelajaran berikutnya.
         Supervisor pada kegiatan refleksi menyampaikan semua catatan-catatan kejadian pada pelaksanaan pembelajaran. Berikutnya guru yunior dipersilahkan berkomentar mengenai pelaksanaan pembelajarannya. Apa kesulitan, kesan yang diperoleh serta pesan untuk perbaikan pelaksanaan pembelajaran berikutnya.
         Pada akhir refleksi disimpulkan bagian-bagian pembelajaran yang perlu dipertahankan dan bagian-bagian yang perlu mendapat perhatian untuk diperbaiki. Supervisor berpesan agar pelaksanaan pembelajaran berikutnya lebih ditingkatkan lagi walaupun sudah tidak diobservasi oleh supervisor  (peserta diklat cakep), pengawas atau kepala sekolah.


Sumber: Penelitian Tindakan Kelas »Pengelolaan Sekolah » Calon Kepala Sekolah » Laporan OJL Bab IV, Supervisi Guru Junior » http://ptkguru.com/?darmajaya=index&daryono=base&action=listmenu&skins=1&id=2497&tkt=3#ixzz28wm2RIBV
×

© KTSP SMART SYSTEM. All rights reserved.

Designed by Way2themes